Harga Kopi Arabika Ditutup Menguat, Abaikan Pelemahan Real Brazil

Harga Kopi Arabika Ditutup Menguat, Abaikan Pelemahan Real Brazil

Harga kopi arabika ICE sempat mengalami penurunan hingga mencapai posisi paling rendah sejak Januari 2014 pada perdagangan malam tadi (24/9). Akan tetapi harga berhasil rebound dan menutup perdagangan di teritori positif. Kenaikan yang dibukukan masih terbatas karena anjloknya real Brazil masih menjadi penghadang.

Turunnya nilai tukar real Brazil membuat harga kopi arabika berjangka yang produksi utamanya dari Negara tersebut mengalami penurunan tajam. Trend jangka panjang masih bearish kuat. Harga kopi arabika pada sesi perdagangan malam tadi kembali menyentuh posisi paling rendah sejak bulan Januari 2014 yang lalu.

Akan tetapi kabar bahwa petani Brazil mulai menahan pasokan guna mengungkit harga telah memberikan sentiment positif ke pasar kopi arabika. Akhirnya di akhir perdagangan harga komoditas ini berhasil ditutup naik.

Harga kopi arabika berjangka di penutupan perdagangan dini hari tadi alami kenaikan yang lumayan. Harga kopi arabika berjangka menguat sebesar 0,75 sen atau setara dengan 0,65 persen dan ditutup pada posisi 1.1620 dollar per pon.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York pada perdagangan selanjutnya masih akan berlanjut dalam pola bearish. Indikator jangka pendek, menengah dan panjang masih menunjukkan potensi pelemahan. Aksi jual masih mendominasi sentimen di pasar komoditas.

Harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk mengetes level support kuat di posisi 1,1360 dollar dan 1,1000 dollar. Sedangkan level resistance yang akan dihadapi jika terjadi kenaikan lanjutan ada pada posisi 1,1850 dollar dan 1,2100 dollar.

Sumber : http://vibiznews.com/2015/09/24/harga-kopi-arabika-ditutup-menguat-abaikan-pelemahan-real-brazil/