Real Brazil Lemah dan Permintaan Turun Menekan Harga Kopi Arabica ICE

Harga Kopi Arabika ICE Futures Melemah Akibat Penurunan Real Brazil

Harga kopi arabica berjangka di bursa komoditas ICE Futures New York pada penutupan perdagangan Kamis dini hari (11/02) ditutup turun. Penurunan harga kopi arabica terpicu pelemahan mata Real Brazil dan lemahnya permintaan.

Pada penutupan perdagangan mata uang kemarin, mata uang Real Brazil turun 1,12% pada 3.9254. Penurunan Real Brazil juga memicu spekulasi bahwa produsen akan menjual barang dalam mata uang dolar untuk menuai keuntungan yang lebih tinggi dalam mata uang lokal. Lemahnya mata uang di negara-negara produsen cenderung membuat harga kopi tetap rendah dalam waktu dekat.

Juga dengan adanya libur Ash Wednesday di Brazil dan juga Tahun Baru Imlek di Tiongkok, maka membuat permintaan kopi menurun dan usaha perdagangan kopi juga berada dalam perdagangan rendah.

Harga kopi arabika berjangka untuk kontrak paling aktif bulan Juli 2016 ditutup turun pada posisi 1,1880 dollar, turun sebesar -0,05 sen atau setara dengan -0,04 persen.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York pada perdagangan selanjutnya masih berpotensi menguat dengan adanya komentar Ketua The Fed Janet Yellen yang mengindikasikan kenaikan suku bunga AS lanjutan masih memakan waktu yang lama, sehingga menekan dollar AS.

Harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk mengetes level Resistance di posisi 1,2180 dollar dan 1,2480 dollar. Sedangkan level Support yang akan dihadapi jika terjadi penurunan harga ada pada posisi 1,1580 dollar dan 1,1280 dollar.

Sumber : http://vibiznews.com/2016/02/11/real-brazil-lemah-dan-permintaan-turun-menekan-harga-kopi-ice/