Harga Kopi Arabica ICE Kembali Lemah, Tertekan Peningkatan Pasokan Brazil

Harga kopi arabica berjangka di bursa komoditas ICE Futures New York pada penutupan perdagangan Selasa dinihari (25/04) berakhir turun. Pelemahan harga kopi arabica terpicu aksi jual teknis dan peningkatan pasokan di Brazil.

Setelah aksi jual agresif minggu lalu, kopi arabika berjangka terus turun pada hari Senin, dengan indikator teknis masih memiliki komoditas yang dinilai sebagai Strong Sell.

Pasar arabica tetap terpenuhi dengan harapan dari panen Brasil yang akan datang memberikan lebih banyak tekanan pasokan.

Harga kopi arabika berjangka untuk kontrak paling aktif bulan Juli 2017 ditutup merosot pada posisi 1,3190 dollar, turun sebesar -1,00 sen atau setara dengan -0,75 persen.

Malam nanti akan dirilis data New Home Sales Maret dan CB Consumer Confidence April yang diindikasikan melemah. Jika terealisir akan menekan dollar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York pada perdagangan selanjutnya berpotensi menguat terbatas jika dollar AS terealisir melemah. Harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk menguji level Resistance di posisi 1,3500 dollar dan 1,3800 dollar. Sedangkan level Support yang akan dihadapi jika terjadi penurunan harga ada pada posisi 1,2900 dollar dan 1,2600 dollar.

Sumber : http://vibiznews.com/2017/04/25/harga-kopi-arabica-ice-kembali-lemah-tertekan-peningkatan-pasokan-brazil/