Festival Kopi Papua perdana akan digelar pada 3-4 Agustus 2018 di Kota Jayapura. Festival yang diselenggarakan Bank Indonesia itu akan menghadirkan para petani, kedai, dan komunitas kopi dari empat wilayah di Papua. Rata-rata yang akan hadir ini merupakan binaan Bank Indonesia.

“Kami akan hadirkan kopi Arabika dari Wamena, kopi Moenamani dari Nabire, Pegunungan Bintang dan kopi Robusta dari Kepulauan Yapen,” jelas Kepala Pengembangan Ekonomi Perwakilan Bank Indonesia di Papua, Adi Purwantoro kepada sejumlah wartawan di Kota Jayapura, Selasa, 24 Juli 2018.

Menurut Adi, empat wilayah ini merupakan daerah yang kualitas kopinya sudah dikenal dan memiliki cita rasa yang khas dan berbeda.  “Memang secara keseluruhan, selain empat wilayah itu, ada beberapa daerah lainnya, misalnya Dogiyai dan Lanny Jaya. Tapi untuk sementara, baru empat wilayah ini diikutsertakan dalam festival ini. Mereka petani binaan pihak perbankan,” ungkapnya.

Informasi yang dihimpun Kabarpapua.co, Festival Kopi Papua ini adalah salah satu cara untuk mendorong budaya minum kopi di Papua dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Papua, baik dari sisi petani dan pemanfaatan lahan yang ada di dataran rendah, sedang, maupun dataran tinggi.

“Untuk diketahui, kopi Papua ini memang berpeluang untuk dikembangkan keluar, sehingga dengan adanya Festival Kopi Papua ini, merupakan satu event promosi kualitas kopi yang ada di Papua,” Adi menjelaskan.

Pembinaan untuk Petani Kopi

Galih Budi Utomo selaku Menejer Tim Pengembangan Ekonomi Perwakilan Bank Indonesia di Papua menyampaikan, dalam Festival Kopi Papua ini, Bank Indonesia bekerja sama dengan pemerintah Provinsi Papua, pihak perbankan lainnya, komunitas pecinta kopi, serta pelaku usaha kopi di Papua.

“Kami berharap festival ini bukan hanya gebyarnya saja, namun merupakan pemacu atau pendorong untuk pengembangan perkopian di tanah Papua,” jelas Galih.

Selanjutnya, kata Galih, Festival Kopi Papua ini juga sudah menjadi komitmen dari Bank Indonesia sendiri untuk memberikan pembinaan bagi petani kopi. “Pembinaan ke petani dalam bentuk meningkatkan kosistensi, kualitas dan kuantitas dari hasil kopi itu sendiri,” katanya.

Kemudian dalam Festival Kopi Papua ini juga, ikut hadir Asosiasi Kopi Special Tea Indonesia dan Dewan Kopi Nasional juga akan hadir dalam memberikan kepastian di pasaran nasional, guna perluasan pemasaran kopi asal Papua di kanca Nasional dan Internasional.

Sumber : https://www.liputan6.com/regional/read/3600983/sensasi-aroma-kopi-dari-empat-wilayah-di-festival-kopi-papua