Jika Anda menyukai aroma kopi, hal tersebut seperti mempengaruhi memori dan fungsi kognitif secara positif. Efeknya bahkan sama dengan meminumnya yang mampu meningkatkan kinerja otak, terutama pada tugas yang bersifat analisis.

Dilansir dari Indiatimes pada Kamis (16/7/2018), sebuah penelitian yang diterbitkan Journal of Environmental Psychology mengungkapkan bahwa aroma kopi dapat membantu seseorang melakukan tugas analisis lebih baik.

Fakta ini diketahui pada peserta yang mengikuti tes adaptif komputer yang digunakan oleh sekolah bisnis secara global.

Selain itu, dorongan kognitif juga didapatkan para partisipan membuat kinerja partisipan dalam mengerjakan tugas meningkat dan lebih baik.

“Aroma kopi tidak hanya membantu orang melakukan sesuatu yang lebih baik pada tugas analitis. Kinerja mereka juga meningkat,” ujar rekan penulis studi Adriana Madzharov dari Stevens Institute of Technology di Amerika Serikat.

Lebih berenergi

Para peneliti menemukan mereka yang mencium aroma kopi mencetak nilai yang lebih tinggi pada tes. Hal ini dikarenakan efeknya terhadap persepsi dan pikiran.

Hanya dengan mencium aroma kopi, para partisipan menjadi percaya bahwa dirinya merasa lebih waspada dan berenergi, dibandingkan wangi bunga atau tanpa bau apapun.

“Penciuman adalah salah satu indera kita yang paling kuat. Pengusaha, arsitek, pengembang bangunan, pengelola ritel, dan lainnya, bisa menggunakan aroma halus untuk membantu membentu pengalaman karyawan atau penghuni lingkungan mereka. Ini adalah area yang sangat menarik dan potensial,” tambah Madzharov.