Modal Rp 500 Ribu Bisa Jadi Barista

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance

0
507

Jakarta – Setiap orang bisa menjadi barista. Caranya, dengan mengikuti sekolah kopi guna mempelajari teknik-teknik pembuatan kopi.

Sebuah sekolah kopi yang berlokasi di Altira Business Park B12-15 Jalan Yos Sudarso Kav 85 Sunter, Jakarta Utara First Crack Coffee Academy menawarkan pelatihan untuk menjadi seorang barista tersebut.

Pendiri First Crack Coffee Academy Evani Jesslyn mengatakan, biaya yang dibanderol untuk jasa pelatihan itu variatif, dari termurah Rp 500 ribu hingga termahal Rp 20 juta. Dia mengatakan, sebelum mengikuti kelas ada sesi konsultasi.

“Sebelum ambil kelas apa, biasanya konsultasi dulu, tertariknya di mana, dulunya pernah sebagai apa, kemudian kita kasih solusi, karena pengaruh biaya dan segala macam,” katanya kepada detikFinance di First Crack Coffee Jakarta, Selasa (11/2/2019).

“Range cukup besar, kelas Rp 500 ribu ada, kelas yang Rp 20 juta ada. OK, kita konsultasi dulu, kebutuhan sampai seberapa,” sambungnya.

Dia mengatakan, dengan Rp 500 ribu peserta akan mendapat beberapa pelajaran.

“Pelajaran soal kopi, soal espresso, bagaimana membuat espreso, praktik,” tambahnya.

Ada harga, ada rupa. Mungkin itu istilah yang tepat menggambarkan apa yang didapatkan dengan apa yang dikeluarkan.

Evani menerangkan, untuk tarif yang Rp 20 juta peserta akan diajari hingga bisa menyajikan kopi dengan sangat sempurna alias super perfect. Gambarannya, nantinya akan bisa menghasilkan kopi dengan kualitas yang baik dengan kecepatan yang tinggi.

“Jadi misalkan membuat jenis minuman kopi dengan pattern yang sama latte artinya dalam waktu sekian, 5 menit misalkan. Jadi kan ketika ngomong profesional barista dituntut speed-nya mesti cepat. Harus bisa buat minuman cepat banget. Tapi rasa dan bentuknya konsisten, itu kan ada tuntutan skill khusus,” paparnya.

Sebagai tambahan, untuk menjadi calon peserta bisa menghubungi lewat surat elektronik di academy@firstcrackcoffee.id atau di nomor (021) 21882368.