Lebih Baik Beli Biji Kopi atau Kopi Bubuk? Ini Perbedaan Keduanya

Penulis : Diah Afrilian

0
260

Minum kopi sudah jadi kebutuhan utama bagi banyak orang. Untuk stok di rumah, lebih baik beli biji kopi atau kopi bubuk?

Bagi sebagian orang, kopi menjadi salah satu minuman yang harus dinikmati di pagi hari atau minimal satu cangkir dalam sehari. Bahkan menurut statistik, rata-rata orang akan meminum 400 juta cangkir kopi per tahun.

Orang biasanya akan memilih untuk pergi ke kedai kopi untuk mendapatkan secangkir kopi kesukaannya. Tetapi hal ini tidak menutup kemungkinan bahwa sebagian lainnya akan menyeduh kopi di rumahnya sendiri.

Jika kamu menjadi bagian yang menyeduh kopimu sendiri di rumah, pertimbangan membeli biji kopi atau kopi yang sudah dihaluskan pasti kamu lalui. Sebenarnya, manakah yang lebih baik antara keduanya?

Berikut ini hal-hal yang harus kamu pertimbangkan sebelum membeli kopi menurut Mashed (9/2):

1. Rasa Kopi Bubuk Kurang Maksimal

Membeli kopi bubuk memang lebih praktis karena bisa langsung diseduh di rumah. Tetapi jika kamu menginginkan rasa yang masih kuat dari kopi, sebaiknya hindari membeli kopi yang sudah dihaluskan.

“Setelah digiling, kopi mulai mengoksidasi dan cepat kehilangan senyawa yang memberikan aroma, rasa manis dan rasa kompleksnya,” kata Margaret Nyamumbo, petani kopi asal Kenya.

Baca Juga: Ini 5 Tips Minum Kopi yang Aman untuk Penderita Asam Lambung

Kopi bubuk akan kehilangan rasanya karena melewati proses degassing saat dihaluskan. Degassing ini merupakan proses alami kopi melepaskan karbon dioksida yang terkumpul saat pemanggangan.

Menyimpan kopi bubuk juga lebih sulit dibandingkan menyimpan biji kopi. Kopi bubuk harus disimpan dengan baik pada wadah kedap udara atau jika terjadi penyimpanan yang salah, kualitas kopi bubuk akan lebih cepat menurun.

Beberapa tanda kopi basi bisa diidentifikasi melalui rasa yang kurang rata serta tidak ada gelembung yang muncul saat penyeduhan. Hal ini berarti gas baik yang menciptakan aroma dan rasa dalam kopi sudah hilang.

2. Kopi Bubuk Mudah Menyerap Aroma

Saat membeli kopi bubuk dalam jumlah yang cukup banyak dan disiapkan untuk persediaan beberapa waktu pastikan kamu menyimpan kopi tersebut dengan baik dan benar. Penggunaan wadah, suhu dan bahan di sekitar kopi juga perlu diperhatikan agar tidak memengaruhi kualitas kopi.

Kopi merupakan jenis kacang-kacangan yang mudah menyerap aroma dan rasa dari bahan makanan lain yang ada di sekitarnya. Terutama ketika kamu menyimpan bubuk kopi di dalam kulkas bersamaan dengan bahan makanan lainnya.

Faktor lainnya, suhu dingin akan menyebabkan kondensasi atau pelepasan kelembaban dari bubuk kopi lebih cepat. Tentunya hal ini akan mudah memengaruhi rasa, aroma serta karakteristik alami dari kopi.

“Permukaan kopi bubuk dapat menyerap rasa makanan lain. Ini bisa membuatmu mendapatkan secangkir (kopi rasa) bawang atau ikan,” kata Nyamumbo.

3. Kelebihan biji kopi

“Jika kamu seorang pencinta kopi, (membeli) penggiling kopi adalah investasi terbaik yang bisa kamu lakukan,” kata Nyamumbo.

Kopi bubuk dikatakan akan sangat mudah kehilangan rasa dibandingkan dengan biji kopi. Selain itu, tidak banyak toko kopi yang mau menggunakan biji kopi terbaiknya untuk menjadi kopi bubuk tanpa harga jual yang begitu tinggi.

Memiliki penggiling kopi sendiri di rumah menjadi cara terbaik untuk kamu yang tidak bisa hidup tanpa kopi. Selain memastikan kualitas kopi yang bisa kamu lihat melalui bentuk fisik biji kopi, kamu juga bisa mengatur kehalusan kopi sesuai dengan metode penyeduhan yang kamu mau.

Membeli biji kopi segar yang baru dipanggang dan menggilingnya di rumah juga akan menghasilkan secangkir kopi yang lebih segar. Kopi yang baru digiling dan langsung diseduh juga memberikan rasa dan aroma yang jauh lebih baik dan maksimal.

Hal ini dikarenakan kopi tidak melalui proses oksidasi yang terlalu banyak. Sehingga saat diseduh gas pada kopi masih dalam terkandung secara maksimal dan membuat secangkir kopimu lebih nikmat.