Apa itu fine robusta ?

by Wiwid Prayoga

0
58

ROBUSTA JADI SPECIALTY, KENAPA TIDAK ?

Mungkin istilah FINE ROBUSTA masih kurang populer bagi kalangan penikmat kopi. Wajar, istilah “fine” ini juga masih relatif baru.

FINE adalah suatu penanda kualitas citarasa unggulan/premium pada kopi robusta, seperti halnya SPECIALTY sebagai penanda kualitas unggulan pada kopi arabica.

Robusta unggulan atau FINE robusta, baru dikembangkan tahun 2014 oleh para peneliti di Uganda. Demi memecah keraguan terhadap kualitas kopi robusta, terbentuklah Center Of Robusta Excellence (CORE) pada tahun 2015. Dengan dukungan dari Agribusiness Initiative Trust (ABI) dan Coffee Quality Institute (CQI), institusi ini membantu mengawasi sistem Q-Grading dan menentukan standar R-Grading untuk robusta.

Cara petik merah ala kopi arabica specialty belum lazim dicoba pada kopi robusta. Robusta biasanya dipetik campur/racutan. Artinya semua dari biji kopi yang busuk dan belum matang, hingga serangga dan ranting pun ikut terpanen. Sehingga dari segi kualitas, robusta jarang menjadi unggulan dan absen menjadi pilihan utama. Perannya tersembunyi, tercampur dalam olahan espresso karena rasanya yang cenderung lebih pahit dan tebal.

Dalam suatu kesempatan di tahun 2017, saya dengan kawan – kawan dan masyarakat di sekitar Hutan Kemuning – Temanggung [2] , mencari tahu bagaimana kualitas rasa robusta jika diperlakukan dengan perhatian dan perawatan yang sama dengan kopi SPECIALTY arabica. Mulai dari pemilihan buah kopi merah (red cherry), pengolahan pasca panen, hingga sortasi fisik biji kopi.

Gambar 1 : Pemilihan buah kopi merah.

Proses pengeringan pun kami juga melakukan di tenda pengering, tidak langsung menyentuh tanah. Hal ini lebih efektif dan cepat kering karena di dalam tenda hawa panas nya terkurung secara optimal. Selain itu agar citarasa yang dihasilkan nantinya tidak bercampur dengan rasa tanah.

Gambar 2 : Pengeringan kopi.

Nilai uji citarasa sebesar 84 diberikan kepada kopi Robusta Hutan Kemuning, setelah kami mengirim sampel uji ke PUSLITKOKA Jember. – skor > 80 masuk kategori fine.

Gambar 3. Hasil uji citarasa fine robusta hutan kemuning

Itulah yang dimaksud dengan fine robusta. Jadi, kualitas citarasa premium bukan hanya pada arabica.

Robusta pun juga bisa mendapatkan kualitas citarasa premium. Asalkan diberikan perlakuan secara benar dan tepat.