Tips Memilih Green Bean Arabika

Author:

Category:

Kopi Arabika adalah kopi yang paling banyak diminati di dunia. Harga nya pun bisa dikatakan yang termahal untuk varietas kopi dikelas nya seperti Robusta atau Excelsa. Kopi Arabika kini telah berkembang menjadi beberapa grade (level), yang tertinggi adalah Specialty Grade, dimana kopi Arabika yang sudah termasuk dalam Specialty Grade Coffee memiliki cupping score diatas 80 point.

Di balik Kopi Arabika yang baik, terdapat green bean arabika yang berkualitas baik pula. Tidak mudah mendapatkan green bean arabika berkualitas baik. Pada artikel ini, kami ingin share bagaimana cara untuk memilih green bean yang berkualitas baik.

1. Homogen

Green bean arabika yang berkualitas tinggi haruslah homogen. Pengertian homogen adalah memiliki kesegaraman bentuk dan warna pada keseluruhan green bean. Homogen pada green bean merupakan salah satu cara juga untuk mendefinisikan bahwa kopi tersebut adalah Single Origin (berasal dari satu daerah).

2. Ukuran Green Bean

Banyak mitos yang mengatakan bahwa semakin besar ukuran green bean maka kualitas semakin baik, padahal fakta sebenarnya tidak seperti itu. Ukuran pada green bean itu tergantung dari Varietas Arabika pada kopi yang dihasilkan. Varietas Typica dan TimTim memiliki ukuran yang berbeda, begitu juga dengan Ateng Super, yang memiliki ukuran biji yang besar.

Yang terpenting dalam memiliki ukuran green bean sebenarnya adalah mengenai keseragaman ukuran. Jika green bean memiliki screen size 6mm, maka keseluruhan green bean haruslah memiliki rata-rata screen size yang sama. Hal ini juga berkaitan dengan poin pertama mengenai green bean yang homogen.

3. Warna

Sering juga terjadi mitos bahwa green bean yang baik adalah yang berwarna hijau cerah, sedangkan green bean yang berwarna kekuningan itu jelek. Tidak seperti itu. Warna pada green bean berkaitan dengan cara pencucian pada green bean tersebut. Umumnya, green bean yang berwarna hijau cerah itu di cuci dengan metode Sewi Wash (Semi Wet Process), dan yang berwarna kekuningan itu dicuci dengan metode Full Wash (Full Wet Process).

Setiap daerah penghasil kopi memiliki metode tersendiri terhadap pencucian green bean. Mereka tau metode apa yang terbaik untuk mencuci green bean mereka agar menghasilkan roasted bean berkualitas tinggi.

Kesimpulan nya adalah, warna kuning atau hijau pada green bean tidak menjadi acuan. Yang harus dihindari adalah green bean yang berkerut dan berwarna keputihan. Itu tandanya green bean tersebut berasal dari buah yang masih mentah. Jika diroasting akan berwarna coklat muda, tidak bisa menjadi hitam, dan menimbulkan rasa sepat atau tidak enak pada kopi.

4. Defect

Defect pada green bean adalah persentase biji yang rusak dari keseluruhan green bean. Pengertian green bean rusak adalah: pecah, bolong, berwarna hitam atau coklat, terbelah dua, berbentuk kuku kambing, dan lain-lain.

Pada green bean arabika specialty grade, terdapat toleransi total defect yaitu <4%. Artinya didalam 100kg green bean, total biji rusak tidak melebihi 4kg. Hampir tidak mungkin mendapatkan green bean dengan zero defect, selalu akan ada biji rusak di dalamnya, namun jika persentasinya kecil, tidak akan mempengaruhi rasa kopi secara keseluruhan.

Pada green bean asalan atau grade bawah, total defect bisa mencapai 50-80%. Biasa nya kopi asalan ini digunakan oleh pabrik kopi penghasil kopi instan. Karena harganya yang murah, maka kopi instan juga dapat dijual murah di warung-warung. Green bean asalan ini biasanya di sangrai dengan cara di campur menggunakan beras, jagung, kelapa untuk menghasilkan gurih dan aroma yang baik.

5. Insting

Jika Anda ingin bermain di Green bean arabika specialty grade, carilah green bean dari supplier yang terpecaya dan stabil. Mencari supplier green bean yang baik itu tidaklah gampang. Seringkali mereka hanya memberikan green bean yang baik di awal, selanjutnya kualitas menurun.

Mengasah insting untuk medapatkan supplier kopi yang baik bisa Anda dapatkan dari pengalaman Anda. Peranan supplier sangatlah krusial. Kejujuran dari supplier juga menjadi sangat penting. Tidak sedikit orang yang tertipu dengan supplier green bean “abal-abal”.

Demikian tips dari kami bagaimana cara mendapatkan green bean arabika berkualitas tinggi. Semoga bermanfaat.

Mengantarkan Kopi Papua Go Global

Kopi dari Papua kini semakin diminati konsumen mancanegara, seperti Australia, Selandia Baru, dan Amerika. Bila berbicara kopi, kita sudah sangat mahfum dengan keterkenalan kopi asal...

Indonesia Punya Kopi-kopi yang Luar Biasa…

Kementerian Pertanian (Kementan) menilai, peran generasi muda diperlukan untuk mendorong kopi asal Indonesia semakin dikenal di mancanegara. Hal ini mengingat RI kaya akan beragam...

Harga Kopi Tetap Lebih Tinggi Karena Kekhawatiran Tanaman Brasil

Harga kopi pada hari Rabu membukukan kenaikan moderat, dengan arabika di level tertinggi 1 minggu dan robusta di level tertinggi 1 bulan. Kopi arabika...

5 Kopi Arabika Terbaik dari Indonesia, Paling Disukai di Dunia

Kopi Arabika asal Indonesia merupakan salah satu yang paling digemari pecinta kopi di seluruh dunia. Bukan hanya satu, ada beberapa jenis kopi yang citarasanya...

Sering Buang Air Kecil Setelah Minum Kopi? Ternyata Ini Alasannya

Selain memasok energi instan, minum kopi juga akan meningkatkan frekuensi buang air kecil. Ternyata hal ini bisa dijelaskan secara ilmiah. Banyak orang yang butuh minum...

Mengapa Ketinggian Menghasilkan Rasa Kopi Berbeda?

Kopi dikenal sebagai salah satu minuman yang memiliki karakter unik. Umumnya, masyarakat mengenal kopi dengan cita rasa yang pahit dan bisa dipadukan dengan bahan...

Read More

Related Articles