Kata Bijak & Filosofi Kopi Tentang Kehidupan dan Penuh Makna

0
644

Kata Bijak Kopi mengumpamakan rasa, proses membuat, dan saat mengonsumsi layaknya sebuah kehidupan. Berbagai rasa dan suasana yang dirasakan seseorang saat menengguk kopi diungkapkan ke dalam kata-kata indah saat meminum kopi.

Meminum kopi pun memiliki filosofi tersendiri bagi setiap orang. Ada berbagai rasa yang dimiliki kopi, dan rasa tersebut diterjemahkan ke dalam kata yang berbeda-beda untuk setiap orang. Berbagai jenis kopi tentunya juga memiliki ragam rasa yang berbeda.

Kata bijak kopi merupakan kombinasi rasa dan filosofi dari meminum kopi. Setiap orang tentunya memiliki berbagai filosofi tersendiri akan kopi yang diminumnya, begitu pula dengan suasana yang dia rasakan saat meminum kopi.

Berikut kami rangkum dari berbagai sumber.

Kata Bijak Kopi Tentang Kehidupan

Kata Bijak Kopi Tentang Kehidupan

1. “Hanya secangkir kopi yang menyajikan rasa manis, bukan janji-janji dari bibir yang terlihat manis.”

2. “Cuma Segelas Kopi yg bercerita kepadaku bahwa yg hitam tak slalu kotor dan yg pahit tak slalu menyedihkan.”

3. “Hidup ini seperti secangkir kopi di mana pahit dan manis bertemu dalam kehangatan.”

4. “Hidup itu ibarat minum kopi, kadang rasanya pahit, tapi itu yang membuat mata terbuka.”

5. “Masalah itu seperti gula yang diaduk dalam secangkir kopi semakin lama mengaduk dan terus larut akan menjadi manis pada setiap teguknya.”

6. “Hidup itu seperti secangkir kopi kamu perlu menambah gula, untuk membuatnya menjadi manis.”

7. “Kopi tanpa gula adalah kopi yang jujur. Dia tak perlu bermanis-manis di mulut. Tanpa ragu menunjukkan jati diri pada sang peminumnya.”

8. “Kesempurnaan rasa kopi berasal dari rasa pahitnya. Oleh karena itu, kenangan pahit akan membentuk kita yang lebih baik di masa depan.”

9. “Belajar ikhlas pada gula di secangkir kopi ia rela tak disebut meski menghilangkan pahit itu sendiri.”

10. “Jadilah seperti kopi, yang tetap dicintai tanpa menyembunyikan pahitnya diri.”

11. “Dan kopi tak pernah memilih siapa yang layak menikmatinya. karna dihadapan kopi kita semua sama.”

12. “Kopi yang baik akan selalu menemukan penikmatnya.”

13. “Jangan terburu-buru dalam menjalani sesuatu nikmati saja apa yang ada, seperti halnya meminum kopi.”

14. “Karena dari kopi kita belajar, bahwa rasa pahit itu dapat dinikmati.”

15. “Ketika kata-kata tak lagi banyak berbicara, secangkir kopi bisa jadi perantara dan mencairkan suasana.”

16. “Kita tidak bisa menyamakan kopi dengan air tebu. Sesempurna apapun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.”

17. “Percakapan yang menarik bisa jadi stimulan seperti kopi, dan efeknya sama-sama bisa membuat susah tidur.”

18. “Cappucino itu kopi yang genit, ketebalan dan tekstur foam harus presisi, butuh standar penampilan yang tinggi. Cappucino harus terlihat seindah mungkin, karena cappucino adalah kopi yang cocok untuk orang yang suka keindahan sekaligus kelembutan.”

19. “Setiap karakter dan arti kehidupan dapat kita temukan dalam secangkir kopi. Selama ada yang namanya kopi, orang-orang dapat menemukan dirinya disini.”

20. “Kopi itu mampu menghasilkan reaksi macam-macam. Dan dia benar. Kopi tiwus telah membuatku sadar, bahwa aku ini barista terburuk. Bukan cuma sok tahu, mencoba membuat filosofi dari kopi lalu memperdagangkannya, tapi yang paling parah, aku sudah merasa membuat kopi paling sempurna di dunia.”

Kata-kata Filosofi Kopi tentang Persahabatan

Kata-kata Filosofi Kopi tentang Persahabatan

1. “Persahabatan kita itu kayak kopi tubruk, permukaanya kasar. Tapi ketika dicium, terus kenal lebih dalam, kamu enggak akan bisa ngelupain itu.”

2. “Dalam diammu, aku mendengar banyak suara. Diammu berkata-kata.”

3. “Kau sama si Jody itu bila kutengok, udah seperti biji kiri dan biji kanan. Meski ada satu yang lebih tinggi dibanding yang lain, tapi kalian ada di satu habitat yang sama.”

4. “Tapi yang benar-benar membuat tempat ini istimewa adalah Ben. Ia tidak sekadar meramu, mengecap rasa, tapi juga merenungkan kopi yang ia buat.”

5. “Lu sama gue tuh ibarat hati sama kepala. Hati sama kepala selalu punya masalahnya sendiri-sendiri, tapi yang satu gak bakalan bisa survive tanpa yang lain.”

Kata Bijak Kopi Tentang Cinta

Kata Bijak Kopi Tentang Cinta

1. “Mengaduk kopi, mengadu sepi. Berkisah lagi tentang patah hati, semoga pelukanmu kelak akan melengkapi.”

2. “Ketika kopi menjadi sahabat sejati, pagi bukan lagi sebuah misteri. Seperti kamu yang slalu ada di hati, slalu mengisi hari-hari.”

3. “Biji kopi yang sama bisa jadi citarasa kopi lain di tangan yang beda. sama seperti kasih sayang jika di tangan yang beda maka beda pula kisahnya.”

4. “Di secangkir kopi, biarlah aku menjelma menjadi apa saja yang kau inginkan, menjadi pahit ataupun manis asal tetap kau rindukan.”

5. “Hitam pekat kopiku, tak sepekat pahit cintamu yang kau beri padaku.”

6. “Persamaan hidupku dengan kopi adalah kopi takkan manis tanpa adanya gula, begitu juga dengan hidupku. Hidupku akan pahit tanpa adanya dirimu.”

7. “Kopi ini tak lagi butuh gula jika kau ada di hadapanku.”

8. “Kopi hitam memang pahit itulah mengapa Tuhan ciptakan senyummu yang manis.”

9. “Semua itu ada pasangannya, kopi sama pahit, mawar sama duri dan jatuh cinta sama patah hati.”

10. “Untuk hati yang patah, segeralah merekah. Untuk jiwa yang sepi, segeralah minum kopi.”

11. “Ada yang bilang, kalau mantan itu sejenis kopi, apapun jenis sajiannya, pahitnya tetap mendominasi.”

12. “Dari candu kopi saja aku bisa lepas, apalagi cuma dari kamu yang sekadar masa lalu.”

13. “Jika kopimu terlalu manis cobalah meminumnya sembari mengenang masa lalu, barangkali bisa membantu.”

14. “Menyayangi tanpa disayangi balik bagaikan menyeruput kopi tanpa ada “aaaah” di ujungnya.”

15. “Jika kamu hanya ingin sekedar singgah, beri aku kopi, jangan beri aku hati.”

16. “Sementara menunggu kopi tersaji, rinduku resah sendiri, mengaisi embun pagi, berharap menemukan jejak dirimu di sela bebatu.”

17. “Cinta yang nggak ada pertengkaran sama sekali itu kayak kopi yang sudah kadaluarsa. Basi nggak ada sedap-sedapnya.”

18. “Ternyata, bangun lebih pagi adalah pembunuh gerutu. Karena kita punya waktu untuk secangkir kopi, setampuk lamunan, dan secarik rindu.”

19. “Seindah apa pun huruf terukir, dapatkah ia bermakna apabila tak ada jeda? Dapatkah ia dimengerti jika tak ada spasi?”

20. “Satu langkah kecil dari sebuah niat baik mampu membawa kita menuju sesuatu yang di luar imajinasi.”

21. “Bila engkau ingin satu, maka jangan ambil dua. Karena satu menggenapkan, tapi dua melenyapkan.”

22. “Jangan lumpuhkan aku dengan mengatasnamakan kasih sayang.”

23. “Buat apa ia pelihara luka hati yang cuma bikin matanya berair?”

24. “Cuaca demi cuaca melalui kami, dan kebenaran akan semakin dipojokkan. Sampai akhirnya nanti, badai meletus dan menyisakan kejujuran yang bersinar. Entah menghangatkan, atau menghanguskan.”

25. “Ada dunia di sekelilingmu. Ada aku di sampingmu. Namun, kamu mendamba rasa sendiri itu.”

Kata-kata Filosofi Kopi yang Romantis

Kata-kata Filosofi Kopi yang Romantis

1. “Pegang tanganku, tapi jangan terlalu erat, karena aku ingin seiring dan bukan digiring.”

2. “Cinta adalah mengalami. Membuka diri tidak sama dengan menyerahkan.”

3. “Cinta yang sudah dipilih sebaiknya diikuti di setiap langkah kaki, merekatkan jemari, dan berjalanlah kalian bergandengan.”

4. “Kalau saja hidup tidak berevolusi, kalau saja sebuah momen dapat selamanya menjadi fosil tanpa terganggu, kalau saja kekuatan kosmik mampu stagnan di satu titik, maka tanpa ragu kamu akan memilih satu detik bersamanya untuk diabadikan. Cukup satu.”

5. “Cinta butuh dipelihara. Bahwa di dalam sepak terjangnya yang serba mengejutkan, cinta ternyata masih butuh mekanisme agar mampu bertahan.”

8. “Ada banyak caraku untuk menanti kedatanganmu tanpa rasa bosan, Duduk manis sembari kunikmati kopiku dengan perlahan.”

9. “Begitu sederhana rindu kali ini, diterbangkan harum kopi, melekat indah di lembut pipimu, lalu mewarnai detik waktu.”

10. “Bulan purnama, bintang di setiap sudut langit, secangkir kopi, kejanggalan hati, merindukan sesuatu yang super sulit untuk di atasi, yaitu kamu.”

Kopi Pertama Pagi Ini

Kopi Pertama Pagi Ini

1. “Kopi pertama pagi ini. Perlahan terasa manis. Seperti rindu yang muncul tanpa dipaksa, semakin hari semakin pekat.”

2. “Kopi pertama pagi ini. Manis, seperti pertemuan setelah penantian panjang. Pahit, seperti perpisahan yang terlalu terburu-buru.”

3. “Kopi pertama pagi ini. Terlalu manis. Seperti dua orang yg sedang melakukan pendekatan, dengan penuh kepalsuan.”

4. “Kopi pertama pagi ini. Hitam, pahit, dan penuh ampas. Seperti penolakan yang tidak tega untuk disampaikan.”

5. “Kopi pertama pagi ini. Hangat, pekat, tenang. Seperti dua orang kesepian yang saling meramaikan.”

6. “Kopi pertama pagi ini. Hitam. Seperti siluet wajahmu yg tertidur di bahuku, pada sebuah perjalanan.”

7. “Kopi pertama pagi ini. Semakin pahit diteguk. Seperti kangen yg semakin tidak tuntas, semakin menyebalkan.”

8. “Kopi pertama pagi ini. Pahit-manis. Seperti kata sayang terakhir dari dua orang yang saling berpisah jalan.”

9. “Jadilah seperti kopi pagi ini. Walau sendiri, namun memberi ketenangan dan inspirasi tanpa henti.”

10. “Kopi pertama pagi ini. Pahit. Seperti dua orang yang terlambat dipertemukan, lalu sama-sama saling melewatkan.”

11. “Kopi pertama pagi ini. Manis, hangat, pekat. Seperti dua orang yang garis hidupnya bersinggungan, oleh sebuah kebetulan.”

12. “Kopi pertama hari ini. Pahit, gelap, dan harum. Seperti rasa penasaran yang terlalu cepat selesai.”

13. “Kopi pertama hari ini. Pahit, gelap, dan terpendam. Seperti sepasang kekasih yang sudah lama saling bosan.”

14. “Kopi pertama hari ini. Gelap, hangat, tidak ingin habis. Seperti hening yang kita bagi, tiap perjalanan pulang ke rumahmu.”

15. “Kopi pertama pagi ini. Sehitam pupil mata dua orang yg tidak sengaja beradu. Semanis senyum yg menyusul sesudahnya, tanpa aba-aba.”