BANYUWANGI EKSPOR 378 TON KOPI ROBUSTA KE ITALIA DAN INGGRIS

0
347

Kabupaten Banyuwangi kembali mengekspor produk kopi robusta yang menjadi andalannya ke sejumlah negara Asia dan Eropa. Kopi tersebut berasal dari Perkebunan Selogiri yang lokasinya tak jauh dari kaki Gunung Ijen.

Manajer Kebun Kaliselogiri, Benny Hendrisrianto, mengatakan, sebanyak kurang lebih 378 ton kopi robusta itu dikirim ke Jepang, Italia dan Inggris. Kopi robusta yang diekspor adalah kopi dengan kualitas ”mutu satu” dalam bentuk green bean.

”Hari ini, dari jumlah 378 ton, Italia menjadi negara dengan porsi pengiriman terbesar yakni 324 ton, Inggris 36 ton, dan Jepang 18 ton,” ujar Benny dalam rilis yang diterima – Rabu, 4 Desember 2019.

Benny menambahkan, Kebun Selogiri yang dikelola PT Perkebunan Nusantara XII selama ini rutin mengekspor kopi. Seperti tahun lalu yang juga mengekspor ke Italia, Inggris, dan Jepang, dan Swiss.

Benny optimistis tahun depan mampu meningkatkan produktivitas lahan sehingga mengerek volume ekspor. “Dengan kondisi pembungaan saat ini yang cukup bagus, kami tinggal menunggu hujan untuk mengairi lahan. Harapannya tahun depan produktivitasnya bisa meningkat menjadi 1 ton/hektare dari posisi sekarang sekitar 800 kg/hektare. Kami juga bisa mengupayakan dengan pemeliharaan tanaman yang baik dan memperhatikan kesehatan tanaman,” ujarnya.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas terus mendorong para pelaku usaha pertanian dengan berbagai subsektornya di Banyuwangi untuk merambah pasar luar negeri.

”Setelah beras organik tembus Italia, berbagai produk hortikultura seperti manggis dan juga komoditas perikanan ekspor ke banyak negara, kopi Banyuwangi meneguhkan eksistensinya sebagai produk unggulan berkualitas ekspor,” jelas Anas.

”Kami bersyukur bahwa di tengah tantangan ekonomi yang ada, tekanan perlambatan ekspor, berbagai komoditas Banyuwangi masih mendapat tempat di pasar luar negeri,” papar Anas.

Pada 2019, produksi kopi dari seluruh perkebunan di Banyuwangi diprediksi bisa mencapai 3.990 ton. Dari produksi tersebut, yang diekspor 3.192 ton. Negara tujuannya mulai dari Amerika Serikat, Italia, Jepang, Saudi Arabia, Qatar, hingga Mesir.